Select Page

SODAR (Social Distancing Radar)

Google telah merilis alat baru yang memungkinkan kita dengan mudah melihat pedoman social distancing yang diterapkan di dunia nyata menggunakan augmented reality.

Perusahaan ini merilis Sodar minggu ini dan tersedia gratis untuk siapa saja yang menggunakan smartphone Android modern.

Aplikasi ini hanya tersedia untuk pengguna Android, jadi kurang beruntung jika memiliki iPhone.

Inilah cara menggunakannya:

Unduh Google Chrome (atau update terlebih dahulu) di Google Play. Karena Google Chrome merupakan browser web default untuk aplikasi ini.

Setelah terinstall, jalankan Google Chrome dan ketik: sodar.withgoogle.com

Ini akan membuka halaman web untuk Sodar. Tekan tombol hijau “Launching” untuk memulai.

Sekarang kamu dapat menggunakan aplikasi di mana pun berada untuk dengan mudah mendapatkan pedoman jaga jarak saat antri di kasir supermarket atau di keramaian.

THE NEW NORMAL LIFE

2020 telah menjadi tahun yang belum pernah terjadi sebelumnya dan karena pandemi, kehidupan tidak akan sama seperti sebelumnya.

Pandemi telah memaksa kita untuk beradaptasi dan mengubah cara hidup kita karena keadaan tidak akan kembali normal dalam beberapa minggu, atau bahkan beberapa bulan.

Masih banyak yang kita tidak tahu tentang virus: bagaimana itu benar-benar ditularkan, apa yang mendorong penularannya, apakah ada varian dan strain yang berbeda, apa peran individu tanpa gejala dan pra-gejala dalam penyebaran virus, apakah individu yang terinfeksi kebal dari infeksi ulang, atau berapa lama virus akan bertahan.

Apa itu THE NEW NORMAL?

Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 adalah virus pintar yang mampu bertahan dalam populasi manusia. Kita perlu “hidup dengannya” dengan mempraktikkan jarak sosial, memiliki kebersihan tangan yang baik, memakai masker wajah, dan menghindari keramaian.

Di masa lalu, kita bisa pergi keluar, berkumpul dengan teman atau berbelanja. Tetapi sekarang, restoran, warung, dan kompleks perbelanjaan harus membatasi jumlah orang untuk menghindari keramaian. Orang juga harus berada setidaknya satu atau dua meter dari satu sama lain.

Tempat-tempat komersial (pusat perbelanjaan, restoran) harus memiliki solusi inovatif seperti penataan ulang untuk mematuhi aturan jarak sosial ini.

Bermasker untuk semua juga normal baru: mengenakan masker mengurangi risiko orang yang terinfeksi (tanpa gejala atau pra-gejala) menyebarkan virus ke orang lain. Aspek lain dari normal baru adalah cara kita bekerja dan belajar. Bekerja dari rumah (WFH) adalah budaya baru di dunia, tidak ada lagi kebutuhan untuk pertemuan tatap muka yang sering. Kelas online juga merupakan normal baru.

Tinggal di rumah masih merupakan hal paling aman untuk dilakukan. Bagi mereka yang tidak perlu keluar, silakan tetap di rumah karena virusnya masih ada di luar sana.

Ini tergantung pada seberapa disiplinnya orang Indonesia. Kita perlu bertanggung jawab atas kesehatan kita sendiri. Melonggarkan batasan bukan berarti nol transmisi.

Kita dapat kembali ke normal lama kita hanya jika:

(a) Vaksin dikembangkan, disetujui, dan diberikan kepada populasi.

(B) Obat anti-virus yang baik dikembangkan dan dapat digunakan untuk mengobati semua orang yang sakit.

(c) Covid-19 menjalankan perjalanan alaminya dalam sejarah dengan menginfeksi 80% populasi sebelum kekebalan kawanan alami berkembang.

Haruskah kita mempermalukan mereka yang tidak mematuhi praktik jarak sosial?

Kita harus berhenti melakukan itu dan sebaliknya saling membantu agar aman. Pandemi ini telah menguji hati nurani manusia. Kita perlu memastikan bahwa pandemi ini menghasilkan yang terbaik dan bukan yang terburuk dalam diri kita melalui penguatan positif dan bukan negatif.

Seberapa kecewanya kita terhadap regulasi pemerintah yang terus berubah-ubah. Kita tidak bisa berada di PSBB selamanya. Kita harus menerima kenyataan bahwa kita perlu menemukan cara untuk “hidup dengan” virus ini. Harus ada keseimbangan antara menyelamatkan nyawa dan menyelamatkan mata pencaharian (ekonomi) kita.

Here is LIFE for the new normal:

  • Thermal Scanners
  • Hand Sanitizer / handwash
  • Mask
  • Public Wifi turn off
  • Concerts, gatherings, or events not allowed
  • Study home
  • Work from home
  • Delivery Food & Groceries
  • Cashless
  • Traveling another countries will be very difficult
  • Distancing queue, restroom, elevator
  • Yang terpenting selalu bawa keluarga kita dalam doa. Agar kita senantiasa terhindari dari Corona.

    Stay safe.